Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Apa itu Arduino, Pengertian dan Spesifikasi Arduino Uno R3

     

    Apa itu arduino

    Apa itu arduino


    Arduino merupakan Rangkaian Elektronika Yang Berbasis Microkontroler Atmega328P keluaran ATMEL, yang berasal dari italia, jenis yang dipaparkan pada materi ini adaalah Arduino R3 yang bersifat open Source HardWare yang orang lain dapat mengembangkan sesuai keperluan mereka. Nama lain arduino uno adalah development board atau papan pengembangan yang memudahkan microkontroler yang memudahkan pengguna dalam membangun rangkain elektronika berbasis mikrocontroler dibandingkan membangun rangkaian mulaii dari awal program arduino. 


    Opsi terbaik buat mengawali dengan berlatih elektronik bersama coding. Bila ini merupakan pengalaman awal Kamu bereksperimen dengan UNO sungguh sesuai. Perihal ini disebabkan Board ini merupakan kediaman sangat kokoh buat Kamu dalam mengawali penelitian. UNO merupakan salah satu yang sangat banyak dipakai serta didokumentasikan dari semua keluarga Arduino. 


    Spesifikasi Arduino Uno R3 :


    • Berbasis chip Mikrokontroler Atmega328P.
    • Beroperasi pada tegangan DC 5 V.
    • Input tegangan DC adaalah 7V-12 V.
    • Terdiri atas Digital I/O pin, yang 6 pin nya itu adaalah sambungan PWM(Pulse Width Modulation)
    • Memiliki 6 buah analog input pin.
    • Besar arus setiap pin I/O  adaalah 20 ma
    • Besar arus DC pin pada tegangan 3,3 V adallah 50 ma
    • Kapasitas memory Flash adallah 32 kb  yang 0 kb digunakan untuk boatloader program
    • Kapasitas SRAM adallah 2 kb 
    • Ukuran EEPROM adallah 1 kb
    • Mampu bekerja pada Clock speed 16 MHz
    • Dijual dipasaran dengan dimensi 58,6 mm x 43,4 mm dengan berat 25 g


    BACA JUGA : Arduino Mega 2560 Pin


    Pada sistem power supply, arduino memiliki 2 koneksi, ialah lewat koneksi USB( pc) serta power supply. Bila memakai power supply, tekanan yang dipakai ialah, tekanan DC( searah) semacam pemakaian adaptor ataupun baterai. Umumnya koneksi ini memakai jack adaptor yang dimasukan pada input Power Supply. Besar input tekanan berkisar 7V hingga 12 V. bila tekanan yang diserahkan kurang dari 7V, bisa membuat susunan di dalam Board Arduino tidak normal. Sedemikian itu pula bila tekanan yang diserahkan lebih besar 12 V, Arduino jadi lebih panas alhasil cepet cacat. 


    Pangkal tekanan DC memakai Port adaptor, kerap digunakan, kerap digunakan arduino sehabis diprogram serta dipasang langsung pada peranti elektronika. Di sisi itu, Port usb umumnya digunakan buat koneksi ke pc pada dikala melaksanakan pemrograman Arduino saat sebelum dirangkaikan ke dalam sistem perlengkapan. Bagian Bagian


    Board arduino bisa diamati pada gambar selanjutnya.


    Gambar Arduino


    Keterangan dari bagian arduino diatas : 


    • Tombol reset :berguna untuk mereset Board arduino sehingga setiap data dan program yang pernah di load kedalam board dan mikrokontroler akan dihapus atau dikosongkan


    • ICSP(In- Circuit Serial Programing) adallah deretan pin yang memberikan fasilitas bagi user untuk melakukan pemrograman secara langsung pada microkontroler tanpa melalui boot loader arduino


    • AREF digunakan sebagai pin referensi input tegangan analog yang dapat diatur melalui fungsi program analog reference().


    • Ground sebagai sambungan ke ground tegangan


    • Pin digital I atau O ialah pin selaku port input ataupun output yang penggunaanya bisa dicoba oleh program memakai fungsi digital Write(), Digital Read(), serta pin bentuk(). Arus yang mengalir pada tiap jarum semat memliki batasan Maksimum ialah 40 mA dengan angka halangan resistor pull- up 20 ohm alhasil 50 ohm 


    Pin 0 (RX)dimanfaatkan untuk menerima  serial data TTL atau Transsisto-Transsitor-logic sedangkan pin 1 tx digunakan untuk mengirimkan data TTL


    Pin 2 dan 3 dapat digunakan melalui program menggunakan fungsi attachintterupt().


    Pin 3,5,6,9,10 dan 11 dapat digunakan sebagai Output PWM 8 bit dan dikonfigurasi menggunakan fungsi analogWrite().


    Pin 10 (ss), 11(MOSI),12 (MISO) dan 13(SCK)digunakan untuk mendukung proses komunikasi  berbasis SPI


    Di dekat pin 13 terdapat LED yang akan menyala ketika pin bernilai HIGH,namun ketika bernilai LOW akan padam


    • Port Usb berguna untuk memberikan catu daya dari komputer ke arduino ketika memasukan program ke microkontroler.sebagai media komunikasi secara serial  antara board arduino dan komputer


    • Jack adaptor: tegangan DC berfungsi sebagai tegangan input,sumber tegangan DC berupa jack, biasanya dari adaptor maupun baterai.


    • Pin Power


    Pin Vin pada saat arduino menggunakan sumber tegangan dari luar board, anda dapat memanfaatkan pin ini sebagai sumber tegangan peralatan yang akan di kontrol.


    Pin 5V,merupakan keluaran tegangan maksimal 5v yang secara otomatis diatur oleh regulator board arduino.


    Pin 3, 3 V ialah pin pangkal tekanan sebesar 3, 3 V yang dikeluarkan regulator board dengan angka arus listrik maksimum 50 ma 


    GND merupakan pin untuk jalur sambungan Grounding arduino


    • Pin Analog, terdiri atas 6 pin dengan antrean A0 hingga A5 barisan pin ini kerap dipakai mengetahui serta mengganti tiap tekanan yang diperoleh oleh tiap pemeriksaan analog. 
    Demikian artikel yang kami bahas tentang :

    Apa itu Arduino, Pengertian dan Spesifikasi Arduino Uno R3

    Semoga Bermanfaat.


    Tags : rangkaian arduino uno r3, bagian bagian arduino, bagian arduino uno

    close